PEMROGRAMAN DASAR
PEMROGAMAN DASAR
BAHASA
PEMROGRAMAN
Bahasa pemrograman merupakan untaian kata-kata
berupa instruksi atau perintah-perintah yang biasanya terdiri dari banyak baris
yang bisa dimengerti oleh komputer. Bahasa pemrograman ini wajib
dikuasai oleh seorang developer agar dapat membangun sebuah aplikasi atau
software. Dan untuk membuat aplikasi tertentu maka digunakan juga bahasa
pemrograman yang sesuai dengan kebutuhan aplikasi yang akan dibuat tersebut.
Jumlah
bahasa pemrograman ini sangat banyak. Dari sekian banyak bahasa pemrograman
yang ada saat ini, tentu saja developer tidak menggunakan seluruh bahasa
pemrograman yang ada. Mereka hanya menggunakan 1 atau 2 bahasa pemrograman
dalam melakukan developing software.di artikel kali
ini CodePolitan akan rangkum 10 bahasa pemrograman yang populer
digunakan di indonesia. Selain menggunakan data dari TIOBE dan PYPL,
CodePolitan merangkum bahasa pemrograman populer berdasarkan jumlah member grup
Facebook yang membahas tentang pemrograman. Berikut adalah ulasan 10 bahasa
pemrograman populer di Indonesia:
1. JAVA
Java merupakan bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di
berbagai platform, dari mulai PC sampai perangkat mobile. Bahasa pemrograman
ini awalnya dikembangkan pada The Green Project pada tahun 1991 oleh Sun
Microsystem yang kemudian dilepas pada Oracle. Nama Java sendiri dipilih karena
salah seorang pendiri Java, James Gosling, sangat menyukai kopi murni yang
langsung digiling dari mesin giling (kopi tubruk) dimana kopi jenis ini berasal
dari pulau Jawa di Indonesia.
Java menjadi salah satu bahasa
pemrograman terpopuler bukan karena tanpa alasan, bahasa pemrograman ini
memiliki beberapa kelebihan seperti misalnya bisa berjalan di sistem operasi
yang berbeda-beda, kemudian bahasa pemrograman ini termasuk kedalam pemrograman
OOP (pemrograman orientasi objek) sehingga programer lebih mudah dalam menyusun
program menggunakan bahasa ini, selain itu bahasa ini juga memiliki library
yang lengkap sehingga akan sangat memudahkan programer. Dan saat ini merupakan
era dimana smartphone Android sangat banyak digunakan. Aplikasi dalam
smartphone Android dibangun menggunakan bahasa Java, sehingga banyak juga
programer-programer yang menggunakan bahasa ini karena memang sedang banyak
dibutuhkan.
2. C
Bahasa C ini termasuk bahasa pemrograman
tertua yang pernah ada. Bahasa pemrograman C ini dikembangkan dari sekitar
tahun 70-an. Pembuat bahasa C adalah Dennis Ritchie. Bahasa C menjadi bahasa
pemrograman yang populer di Indonesia karena hampir sebagian besar perguruan
tinggi jurusan IT ataupun lembaga kursus pemrograman menggunakan bahasa ini
untuk dipelajari pertama kali sebelum mempelajari bahasa pemrograman yang lain.
Bukan tanpa sebab bahasa C ini menjadi dasar untuk mempelajari bahasa
pemrograman yang lain, karena memang bahasa C ini merupakan "bapak"
dari bahasa pemrograman lain seperi C#, Java, C++, dan lain sebagainya.
3. PHP
PHP (PHP Hypertext Pre-processor)
merupakan bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan di Indonesia. Selain
karena gratis, PHP banyak digunakan karena bahasa pemrograman ini merupakan
server side scripting yang memang dirancang untuk membangun website dinamis.
Selain itu banyak website-website ternama seperti Facebook, Wordpress, ataupun
Digg yang menggunakan PHP dalam pengembangannya. PHP pertama kali dikembangkan
oleh Rasmus Lerdrorf.
4. Visual Basic
Visual
Basic merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft. Bahasa
pemrograman ini menawarkan IDE visual dalam pembuatan software, dan bahasa
pemrograman ini dikembangkan untuk membuat software-software berbasis sistem
operasi Windows. VisualBasic sendiri adalah keturunan dari bahasa pemrograman
BASIC.
Sebuah
survey pada tahun 2005 menunjukan 62% developer software menggunakan Visual
Basic dalam pengembangan software nya, sehingga hal tersebut menjadikan VisualBasic
sebagai salah satu bahasa pemrograman yang populer. Di Indonesia sendiri
terdapat grup Visual Basic Indonesia yang telah memiliki 22 ribu
member lebih.
5. Python
Dalam
tingkatan bahasa pemrograman, Python termasuk bahasa tingkat tinggi. Python menjadi salah
satu bahasa pemrograman yang dapat membangun aplikasi, baik itu berbasis web
ataupun berbasis mobile. Bahasa phyton ini termasuk kedalam bahasa pemorgraman
yang cukup mudah bagi pemula, karena bahasa tersebut mudah untuk dibaca dengan
syntax yang mudah untuk dipahami juga. Banyak perusahaan besar menggunanakn
Phyton dalam pengembanganya seperti Instagram, Pinterest dan Rdio. Python juga
digunakan oleh para pengembang Google, Yahoo!, dan juga NASA.
Di
Indonesia sendiri terdapat grup Facebook yang membahas tentang Python yang
telah memiliki lebih dari 6000 anggota. Grup ini cukup aktif, grup ini bernama Python Indonesia.
6. C++
C++
merupakan bahasa pemrograman pengembangan dari bahasa C. C++ dan C memiliki
sintaks penulisan yang hampir sama, meski begitu kedua bahasa pemrograman ini
memiliki perbedaan pada penyelesaian masalahnya. Pada bahasa C penyelesaian
masalah dilakukan dengan membagi-bagi kedalam sub-sub masalah yang lebih kecil
lagi atau bisa disebut bahasa pemrograman prosedural, sedangakan C++
berorientasi pada objek dimana permasalahan dibagi-bagi kedalam class-class.
C++ pertama kali dikembangkan oleh Bjarne Stroustrup.
C++
ini menjadi bahasa pemrograman yang populer karena banyak juga
perusahaan-perusahaan software besar yang menggunakan bahasa ini untuk
membangun software nya seperti Adobe, Firefox, ataupun Winamp yang sekarang
pengembanganya di hentikan.
7. JavaScript
JavaScript adalah bahasa pemrograma yang dikembangkan oleh
Netscape. Penggunaan JavaScript saat ini kebanyakan terdapat pada pengembangan
web. Dengan JavaScript ini kita bisa membuat web yang interaktif
dan menarik. Di Indonesia sendiri terdapat grup Facebook yang membahas tentang
JavaScript ini dengan nama JavaScript Indonesia. Grup yang beranggotakan lebih
dari 10 ribu orang ini masih aktif sampai sekarang.
8. C#
C#
adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft. C# ini
menggabungkan prinsip dari C dan C++. C# ini banyak digunakan untuk
mengembangkan software yang menggunakan platform Windows.
9. Objective-C
Objective-C
adalah bahasa pemrograman yang berorientasi objek. Bahasa pemrograman ini
digunakan untuk pengembangan aplikasi yang digunakan pada perangkat Apple,
bahkan sistem operasi iOS pun dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman
Objective-C ini.
10. ActionScript
Action
Script terbaru saat ini adalah Action Script 3.0. Action Script 3.0 adalah
bahasa terbaru dari edisi yang sebelumnya dikenal dengan Action Script 2.0.
Action Script 3.0 memiliki beberapa kelebihan dibanding pendahulunya, antara
lain fitur yang ditawarkan adalah file pada Action Script 3.0 dapat dibuat
terpisah saat runtime. (wikipedia.org)
Di
indonesia ActionScript ini menjadi populer karena banyaknya developer berbasis
Flash yang tentu saja menggunakan ActionScript untuk keperluan koding. Di
Facebook juga terdapat grup ACTIONSCRIPT Indonesia yang masih aktif hingga sekarang.
Grup ini memiliki 1000 lebih anggota.
STRUKTUR SUATU BAHASA PEMROGRAMAN
Struktur dari suatu
program pascal terdiri dari sebuah judul program dan suatu blok program atau
badan program. Blok program dibagi lagi menjadi dua bagian, yaitu : bagian
deklarasi dan bagian pernyataan. Secara ringkas, struktur suatu program pascal
dapat terdiri dari :
Program heading/Judul Program
Biasanya diawali
dengan kata tercadang program, yang diikuti judul program dan diakhiri dengan
‘tanda titik koma (;)’. Sebelum tanda ; boleh ada sejumlah parameter yang
diawali dengan ‘ ( ‘ dan diakhiri dengan ‘ ) ’. Diantara satu parameter
berikutnya (jika ada) harus dipisahkan dengan tanda ‘ , ‘ .
Contoh :
Program BacaData;
Program Mhs(Baca,
Edit);
Program
TampilData(cetak_ke_layar);
Biasanya judul
program bersifat ‘Optional’ , hanya bersifat ‘menjelaskan’ dari program yang
dibuat serta tidak ada pengaruhnya dalam program. Jika ditulis akan memberikan
nama program dan suatu daftar parameter optional dimana program itu
berkomunikasi. Daftar itu bisa terdiri dari sederetan indentifier yang diakhiri
dengan tanda kurung dan dipisahkan dengan tanda koma.
Contoh :
Program
Latihan(Input,Output);
Uses Clause
Bagian uses clause
digunakan untuk menentukan library yang dibutuhkan saat proses program. LIBRARY
merupakan file penyimpan subroutine yang secara berulang digunakan saat proses
program. Library ini diistilahkan sebagai unit dalam Turbo PASCAL yang terdiri
dari SYSTEM, OVERLAY, GRAPH, DOS, CRT, WINCRT yang ditempatkan dalam file
TURBO.TPL.
Karena di perkuliahan
kita menggunakan Turbo Pascal For Windows 1.5 maka hal ini tidak perlu dibahas
secara mendalam, intinya kita hanya menerapkan Uses Clause pada unit WINCRT.
Sebagai catatan, Unit
system merupakan unit yang secara otomatis akan disertakan dalam setiap
program, unit inilah yang mengatur semua perintah dasar input dan output pada
Pascal. Sedangkan unit-unit lain hanya akan disertakan bila kita pilih pada
bagian uses.
Contoh penerapan :
Uses WinCrt;
(menggunakan Unit WinCrt)
Bagian Deklarasi
Bagian ini meliputi
deklarasi untuk label, const, type, var, procedure dan function.
Syarat terpenting
dalam pembentukan suatu program adalah, bahwa setiap variabel, type
non-standard, label, procedure non-standard, serta function non-standard yang
dipakai didalamnya harus di-“nyatakan” / di-“deklarasi”kan terlebih dahulu pada
bagian deklarasi. Setiap deklarasi tersebut harus bersifat unik (tidak boleh serupa
satu sama yang lain).
Penulisan nama dalam
deklarasi tersebut harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
- panjang nama
maximum 63 character, diawali dengan alphabet
- tidak ada special
character kecuali tanda garis bawah / underscore (”_”)
- tidak boleh serupa
dengan reserved word (kata tercadang)
- tidak boleh serupa
dengan indentifier lainnya.
Ketentuan penulisan
identifier :
a. Nama identifier
harus dimulai dengan karakter huruf alfabet: a sampai z, A sampai Z atau
karakter ‘_’ (underscore / garis bawah)
b. Karakter
berikutnya boleh karakter numerik (0 .. 9) atau kombinasi alphanumerik
(huruf-numerik).
c. Panjang nama, pada
berbagai versi Pascal umumnya antara 32 – 63.
d. Tidak boleh
menggunakan karakter istimewa: + – * / | \ = < > [ ] . , ; : ( ) ^ @ { }
$ # ~ ! % & ` ” ‘ dan ?
Contoh Penulisan yang
benar : w_1ro Alpha Satu_Sisi luasPersegi
Contoh Penulisan yang
salah : 3D satu-Sisi C#
Jenis identifier,
yaitu:
a. Identifier umum
Merupakan identifier
yang didefinisikan sendiri oleh pemrogram. Pemrogram mempunyai kebebasan untuk
menentukan nama identifiernya, dengan syarat nama tersebut tidak sama dengan
identifier standar dan reserved word yang akan dibahas lebih lanjut. Hal ini
untuk mencegah kesalahan yang bisa timbul akibat tumpang tindih identifier
dalam program.
b. Identifier Standar
(Baku)
Merupakan identifier
yang didefinisikan oleh pembuat kompiler Pascal. Biasanya pembuat kompiler
menyediakan suatu library yang sudah ada didalam kompiler. Library berisi
berbagai procedure, fungsi atau unit yang sudah siap pakai. Misalnya Turbo
Pascal Windows 1.5 memiliki suatu unit untuk memproses output yaitu wincrt,
gotoxy, yang dengan mudah bisa dipakai oleh programmer di dalam menuliskan
kode-kode programnya.
Dinamai Identifier
Standar karena suatu kompiler tidak harus memilikinya, masing-masing kompiler
dimungkinkan mempunyai identifier yang berbeda untuk suatu tugas yang hampir
sama, misalnya Turbo Pascal versi DOS menggunakan crt untuk melakukan fungsi
yang sama dengan wincrt (TPW 1.5).
Beberapa Identifier
Standar yang dimiliki oleh kompiler-kompiler Pascal antara lain:
abs arctan boolean
char cos dispose eof eoln exp false input integer ln maxint new odd ord output
pack page pred read readln real reset rewrite round sin sqr sqrt succ text true
trunc write writeln
c. Identifier
“reserved word”
yaitu yang sudah
didefinisikan dan digunakan oleh bahasa PASCAL itu sendiri (Kita tidak bisa
menamai identifier kita dengan ini).
Penjelasan tentang
macam-macam deklarasi
Deklarasi label
(LABEL)
Menyatakan lokasi
tempat pernyataan yang dituju oleh pernyataan GOTOdalam program. Dalam
Pascal semua label yang akan digunakan dalam program harus dideklarasikan
dalam deklarasi label. Label digunakan bersamaan dengan keywordGOTO.
GOTO sendiri jarang digunakan karena tidak efisien dan cenderung membingungkan
penggunanya.
Bentuknya :
LABEL
Daftar_Label;
Contoh :
LABEL
100, selesai;
Menyatakan ada 2 buah
Label dalam program yaitu 100 dan Selesai.
Program Contoh_Label;
Label
100, selesai;
Begin
writeln( ‘ Bahasa
Pemrograman ‘ );
GOTO 100;
writeln( ‘ Visual
Basic ‘ );
writeln( ‘ Visual
Foxpro ‘ );
100 :
writeln( ‘ Turbo
Pascal ‘ );
GOTO Selesai;
writeln ( ‘ Delphi ‘
);
Selesai :
readln;
end.
Deklarasi konstanta
(CONST)
Digunakan untuk
mendefinisikan ‘nama konstanta’ yang akan digunakan dalam program. Const
digunakan untuk mendeklarasikan suatu konstan. Konstan merupakan suatu keyword
yang memiliki nilai tertentu dan nilainya tidak berubah di dalam program.
Misalnya bila anda mendeklrasikan PI sebagai 3.14, maka ketika anda menggunakan
PI pada baris program, PI akan digantikan dengan 3.14.
Bentuk (konstanta
tidak bertipe) :
CONST
Pengenal_1 =
konstanta_1;
.
.
Pengenal_n =
konstanta_n;
Contoh :
CONST
Diskon = 0.20;
Beli = 1000;
Toko = ‘PT. TEKNIK
KOMPUTER’
Contoh diatas
mendefinisikan : Diskon sebesar 20% dengan jumlah pembelian sebesar 1000 pada
PT. TEKNIK KOMPUTER.
Selama didalam
program nilai diatas tidak dapat diubah. Konstanta ini berguna jika memang
mengharapkan suatu pengenal akan ‘bernilai tetap’ selama program berjalan.
Bentuk (konstanta
bertipe) :
CONST
Pengenal_1 = tipe_1 =
konstanta_1;
.
.
Pengenal_n = tipe _n
= konstanta_n;
Contoh :
CONST
Diskon = 0.20;
Beli = 1000;
Toko = ‘PT. TEKNIK
KOMPUTER’
Konstanta bertipe
dianalogikan dengan ‘variabel’ yang diberi nilai awal dan nilainya juga dapat
diubah dalam bagian ‘pernyataan’
Contoh :
CONST
Diskon = 0.20;
Beli = 1000;
Toko = ‘PT. TEKNIK
KOMPUTER’;
begin
writeln( ‘ Diskon :
‘, Diskon );
writeln( ‘ Beli : ‘,
Beli );
writeln( ‘ Toko : ‘,
Toko );
end.
Hasil eksekusi :
Diskon : 0.20
Pembelian : 1000
Toko : PT. TEKNIK
KOMPUTER
Artinya dalam program
tadi terdapat 3 konstanta. Nilai konstanta tersebut ditampilkan
dengan pernyataan ‘writeln’ .
Deklarasi tipe data
(TYPE)
Digunakan untuk
mendefinisikan nama tipe data baru, yang diawali dengan kata tercadang ‘TYPE’.
Juga digunakan untuk mendeklarasikan suatu tipe data baru dari tipe data
yang sudah ada sebelumnya. Berguna ketika harus menggunakan pointer.
Bentuk :
TYPE
Pengenal_1 = tipe_1;
.
.
Pengenal_n = tipe_n;
Contoh :
TYPE
Bil = Integer;
Kar = Char;
Mendefinisikan
identifier Bil dengan tipe integer dan Kar dengan tipe Char.
Tipe Data pada Pascal
:
1. Tipe data
sederhana,
a. Tipe data standar,
yakni :
- Integer - Char -
String
- Real - Boolean
b. Tipe data didefinisikan
pemakai,
- Enumerated
- Subrange
2. Tipe data
terstruktur,
- Array - Record
- File - Set
3. Tipe data
penunjuk,
Tipe data yang
dipergunakan didalam program, dapat
dilakukan dengan
mendeklarasikan pengenal variabelnya
pada bagian deklarasi
variabel dan sesuai dengan tipe data
yang akan
dipergunakan.
Deklarasi variable
(VAR)
Dapat diartikan
pemesan tempat dalam memory komputer dan penentuan jenis data disimpan
didalamnya. Kata cadang ‘VAR’ digunakan sebagai judul didalam bagian deklarasi
variabel dan diikuti oleh daftar variabel dapat berupa satu atau sejumlah
variabel dan jika lebih dari satu variabel antara variabel satu dengan variabel
lainnya dipisahkan dengan variabel lainnya dipisahkan dengan tanda koma,
diikuti dengan titik dua dan tipe datanya diakhiri dengan tanda titik koma.
Bentuknya “Var”
digunakan untuk mendeklarasikan suatu variabel. Variabel yang dideklarasikan
harus memiliki tipe data tertentu.
Bentuknya:
VAR
Daftar_variabel_1 :
tipe_1
.
.
Daftar_variabel_n :
tipe_n
Contoh :
VAR
TotBayar, Beli,
Diskon, Real;
Keterangan : String
[25];
Begin
Beli := 100000;
Diskon := 0.20 *
Beli;
TotBayar := Beli –
Diskon;
Keterangan := ‘
Pelanggan ’;
writeln ( ‘ Pembelian
: Rp ‘, Beli ‘);
writeln ( ‘ Diskon :
Rp ‘, Diskon ‘);
writeln ( ‘ Total
Bayar : Rp ‘, TotBayar ‘);
writeln ( ‘
Keterangan : Rp ‘, Keterangan ‘);
End.
Hasil :
Pembelian : 100000.00
Diskon : 20000.00
Total Bayar :
80000.00
Keterangan :
Pelanggan
Deklarasi prosedur
(PROCEDURE dan FUNCTION)
Prosedur merupakan
bagian yang terpisah dari program dan bisa diaktifkan didalam program. Kata
cadang ‘PROCEDURE’ digunakan sebagai bagian dari judul dari bagian deklarasi
prosedur, diikuti oleh sekumpulan parameter yang diakhiri dengan ‘tanda titik
koma’. Procedure dan function merupakan sub-program. Procedure tidak
mengembalikan
nilai, sedangkan
function mengembalikan nilai. Procedure dan function mengandung suatu
penggalan program yang dapat dipanggil oleh program utama atau sub-program yang
lainnya. Bila anda belum mengerti maksud dari “mengembalikan nilai” maka anda
dapat membayangkan bahwa hasil dari function dapat dimasukkan ke dalam suatu
variabel atau menghasilkan suatu nilai, sedangkan procedure hanya menjalankan
suatu potongan program. Contoh procedure adalah writeln dan clrscr karena kedua
procedure tersebut tidak mengembalikan nilai apapun. Sedangkan contoh function
adalah “sqrt” yang akan mengembalikan nilai berupa akar kuadrat dari bilangan
yang dimasukkan. Sebagai informasi: “procedure” adalah istilah yang
digunakan pada Pascal. Pada bahasa pemrograman yang lainnya, biasa disebut
“function yang tidak mengembalikan nilai” atau “void function”.
Contoh :
Prosedur jumlah (A,B
: integer ; var Tambah : integer);
Begin
Tambah := A + B;
End;
Var
Jum := integer;
Begin
jumlah(5, 6, Jum);
writeln( ‘ 5 + 6 = ‘
, Jum);
End.
Deklarasi fungsi
Merupakan bagian
program yang terpisah, hampir sama dengan Prosedur. Fungsi akan menghasilkan
sebuah nilai jika dipanggil dan fungsi tidak dapat berdiri sendiri secadang
FUNCTION bagai pernyataan, melainkan sebagai Operand. Kata mengawali bagian
deklarasi fungsi, diikuti dengan nama fungsinya dan secara optional dapat
diikuti oleh sekumpulan parameter, tipe dari fungsinya dan diakhiri dengan
titik koma. “USES” merupakan deklarasi penggunaan unit dalam Turbo Pascal. Unit
merupakan bagian dari program yang berisi kumpulan function dan procedure.
Contoh fungsi yang banyak digunakan adalah CRT, dengan function yang
terdapat di dalamnya yaitu clrscr dan readkey. Anda dapat menjalankan suatu
program tanpa menggunakan USES, akan tetapi anda hanya dapat menggunakan
function dan procedure yang sudah terkandung secara native dalam Turbo Pascal.
Contohnya anda tidak dapat menggunakan clrscr atau readkey tanpa CRT, tetapi
bisa menggunakan writeln dan readln tanpa CRT tersebut karena CRT merupakan
unit untuk pengolahan output ke layar dan input dari keyboard. Unit ini juga
digunakan untuk memanipulasi layar teks (windowing, peletakan cursor di layar,
Color pada teks, kode extended keyboard dan lain sebagainya.
Contoh :
FUNCTION Jumlah(A, B
: integer) : integer;
Begin
Jumlah := A + B;
End;
Begin
writeln( ‘ 5 + 6 ‘,
Jumlah(5,6) );
End.
Lengkap tidaknya
suatu deklarasi tergantung dari program itu sendiri, artinya dapat saja suatu
program tidak mengandung deklarasi samasekali, bahkan tidak mengandung judul
program.
Misal :
Begin
Writeln( ‘
PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR ‘ );
end.
Dalam Pascal,
deklarasi tidak harus ditulis terurut misalnya daklarasi variabel dapat
disimpan setelah deklarasi fungsi atau prosedur, hanya jika ada variabel yang
mempunyai tipe yang didefinisikan dalam deklarasi tipe, maka deklarasi tipe
harus ditempatkan sebelum deklarasi variabel.
C. Bagian Pernyataan
Merupakan bagian
program yang berisi perintah yang akan dijalankan. Pada Pascal, bagian
Statement selalu diawali dengan reserved word begin dan end. Apabila blok
statement adalah blok utama program, maka reserved word end harus diakhiri
dengan tanda titik (.), sebaliknya jika blok statement bukan blok
utama program, maka reserved word end diakhiri dengan tanda titik koma (;).
Program pascal yang
paling sederhana adalah program yang hanya terdiri dari sebuah bagian
pernyataan saja.
Begin
End.
Bentuk umum dari
bagian pernyataan adalah :
Begin
Statement;
End .
Contoh :
Begin
Writeln ( ‘Saya
pascal’ );
Writeln ( ‘————–‘ )
End .
Outputnya : Saya
pascal
—————
Program pascal tidak
mengenal aturan penulisan di kolom tertentu, jadi boleh ditulis mulai kolom
berapapun. Penulisan statement-statement pada contoh program yang menjorok
masuk beberapa kolom tidak mempunyai pengaruh diproses, hanya
dimaksudkan supaya
mempermudah pembacaan program, sehingga akan lebih terlihat bagian-bagiannya,
dan baik untuk dokumentasi.
Judul program
sifatnya optional dan tidak signifikan didalam program. Jika ditulis dapat
digunakan untuk memberi nama program dan daftar dari parameter tentang
komunikasi program dengan lingkungannya yang sifatnya sebagai dokumentasi saja.
Judul program bila ditulis harus terletak pada awal dari program dan diakhiri
dengan titik koma.
Contoh :
Program contoh ;
Begin
Writeln ( ‘pascal’ );
Writeln( ‘—————‘ );
End .









Tidak ada komentar